kampung inggris pare

10 Warung Makan Favorit di Kampung Inggris

Ngomongin tentang Kampung Inggris, kayaknya nggak ada habisnya deh. Nggak hanya masalah kursus bahasa inggris, kuliner di Kampung Inggris juga jadi idola bagi semua pendatang maupun penduduk aslinya.

nggak bisa move on” katanya sih.

Penasaran kan, kenapa nggak bisa move on? Tunggu dulu. Sebelum masuk ke daftar warung makan yang paling favorit di Kampung Inggris, kamu perlu tahu dulu bahwa selera orang berbeda-beda. Jadi jangan saling salah-salahan kalau seandainya makanan yang ada di daftar ini nggak masuk sama selera kamu.

Nah buat kamu yang dulunya pernah kursus di Kampung Inggris Pare, yuk nostalgia suasana Kampung Inggris lagi lewat beberapa warung makan favorit di bawah ini!

1. Soto Ayam Lamongan Pak Wo

soto ayam lamongan pak wo kampung inggris

Untuk favorit yang pertama, mari dibuka dengan sesuatu yang menghangatkan sekaligus mengenyangkan, Soto Ayam Lamongan milik Pak Wo.

Perpaduan kuah kaldu ayam yang harum, dicampur dengan sedikit bihun, suwiran ayam, daun seledri sebagai taburan dan koya yang melimpah memang siap menggoyang lidah siapapun yang mampir ke warung soto ini. Porsi dan harga yang ditawarkan juga pas, yaitu cukup Rp 12.000 untuk satu porsi soto lamongan ini.

Soto Ayam Lamongan Pak Wo terletak di Jalan Brawijaya No. 72, Mangunrejo, Tulungrejo, Kec. Pare, tepat berada di dalam Kampung Inggris. Warung soto ini buka setiap hari mulai dari pukul 7 hingga 9.30 malam.

2. Warung Singgahan Kampung Inggris

warung singgahan kampung inggris

Di urutan kedua, Warung Singgahan masih eksis dengan menu ayam goreng dan ayam geprek yang jadi andalannya.

Meskipun termasuk murah, yaitu hanya 10 ribuan untuk 1 paket ayam geprek, rasanya berani di adu dengan ayam geprek lainnya. Ditambah lagi tempatnya yang luas dan cocok banget buat kumpul-kumpul bareng temen-temenmu. Eh iya, menunya nggak hanya ayam goreng dan ayam geprek saja. Ada telor dadar, ayam bakar dan berbagai jenis minuman yang menyegarkan.

Warung Singgahan berada di Jalan Brawijaya No. 4, Pelem, Kec. Pare. Tempatnya berada di pojokan tikungan Kampung Inggris. Buka setiap hari mulai dari jam 8 pagi hingga jam 9 malam.

3.      Bakso Srengat Indah

bakso srengat indah kampung inggris

Tenang, meskipun namanya Srengat, bakso ini tetap berada di kawasan Kampung Inggris kok.

Nama dari bakso ini diambil dari nama Kabupaten di Blitar. Ciri khas yang bakal bikin “kangen” dari bakso ini adalah potongan-potongan kecil lemak yang bikin kuahnya makin berminyak dan sedap. Untuk ukuran baksonya sendiri, Bakso Srengat Indah tetap konsisten menggunakan ukuran bakso yang normal.

Satu porsi dari Bakso Srengat Indah berisi 5-6 buah bakso dan juga potongan-potongan lemak sapi dihargai sebesar Rp 11000 saja. Kalau kamu ingin lebih kenyang, bisa kamu tambahkan lontong sebagai pelengkapnya, guys!

Bakso Srengat Indah berada di dekat Kawasan Kampung Inggris, tepatnya di Jalan Jend. Sudirman No. 42, Perdana, Kec. Pare. Jam bukanya mulai dari 10.30 pagi hingga 7.30 malam hampir setiap hari.

4. Warung  Sambel Ndower

warung sambel ndower kampung inggris

Warung Sambel Ndower terletak di Jalan Anyelir No. 4, Mangunrejo, Tulungrejo, Kec. Pare. Jadi masih berada di dalam Kampung Inggris.

Warung Smbel Ndower cocok banget buat kamu yang hobi banget makan makanan pedes. Menu andalan di warung ini adalah ayam goreng plus nasi uduk bakar yang wangi banget. Untuk menu sambalnya sendiri, di setiap penyajian menunya akan disediakan 2 sambal yang berbeda.

Sebenarnya sambal yang disediakan nggak terlalu pedes, tapi tingkat rasa pedas setiap orang kan berbeda. Bisa saja menurut kamu pedas, tetapi menurut yang lain nggak terlalu pedas. Harganya tergolong murah, yaitu berkisar 10 ribuan saja. Gimana? Makin mantap kan?

5. Ramen Bajuri

ramen bajuri kampung inggris

Kali ini di nomer 5 ada kuliner yang wajib dicoba juga kalau balik lagi ke Kampung Inggris, yaitu Ramen Bajuri. Jangan salah, meskipun namanya ‘kampung’, tetap ada makanan ala kota.

Ramen Bajuri menyajikan ramen dengan beberapa pilihan kuah, salah satunya yang jadi favorit adalah kuah tomyam. Level pedesnya juga bisa kamu sesuaikan dengan kemampuan kamu loh. Ada beberapa level pilihan pedas di Ramen Bajuri.

Ramen Bajuri terletak di Jalan Lamtana No. 2, Mulyosari, Tulungrejo, Kec. Pare. Jadi warung makan ini masih di dalam Kampung Inggris. Kalau masalah harga, harganya masih bisa terjangkau, asalkan nggak makan ini tiap hari.

Ramen Bajuri buka setiap hari mulai dari jam 11 pagi hingga jam 10 malam, khusus hari Jumat Ramen Bajuri buka mulai pukul 13.00.

6.      Mie Djoedes Kampung Inggris

mie djoedes kampung inggris

Masih dengan kuliner yang bertema mie, salah satu warung makan yang juga menjadi favorit dari pendatang hingga penduduk asli adalah mie djoedes.

Mie Djoedes menduduki peringkat nomor 1 makanan bangsa ‘pedes-pedesan’ di Kampung Inggris. Perpaduan mie homemade dengan sambel topinga ayam yang dicincang lembut serta bawang goreng diaduk menjadi satu dengan bumbu sambel miliki Mie Djoedes ini. Harganya murah banget, dimulai dari 8 ribuan saja kamu sudah dapat 1 porsi Mie Djoedes.

Selain mie juga tersedia beberapa pilihan dimsum yang mampu menggoyang lidahmu juga. Oh iya tingkat rasa pedesnya bisa kamu atur sendiri loh guys!

Mie Djoedes terletak di Jalan PK Bangsa No. 3, Desa Pelem, Cangkring, Kec. Pare. Jam bukanya dimulai dari pukul 10 pagi hingga pukul 9 malam.

7. Warung LSA (Rumah Makan Lembayung Senja Asri)

LSA adalah singkatan dari Lembayung Senja Asri. Andalan dari warung LSA adalah soto, rawon dan gule.

Harga yang ditawarkan untuk menu yang ada di Warung LSA cukup murah, yaitu mulai dari 7000 hingga 15.000 an saja. Jadi cukup aman di kantong pelajar. Tempatnya luas sehingga cocok digunakan sebagai tempat ngumpul-ngumpul sekaligus isi perut.

Soto yang ada warung LSA cukup unik karena dicampur dengan santan, sehingga menambah rasa gurih yang pekat di setiap sendokannya. Warung LSA  terletak di Jalan Lamtana No.90, Mangunrejo, Tulungrejo, Kec. Pare. Nomor yang bisa kamu hubungi untuk reservasi adalah 082132512480.

8. Rumah Makan Dapur Sambal Kampung Inggris

mie djoedes kampung inggris

Jika kamu pecinta pedas sekaligus harga murah, Dapoer Sambel bisa jadi pilihan tepat buat kamu.

Bagi para penghuni Kampung Inggris pasti sudah nggak asing lagi dengan Dapoer Sambel. Tepatnya di Jalan Lamtana, Mangunrejo, Kec. Pare.

Menu yang ada di Dapoer sambal juga beragam, seperti bebek penyet, lele penyet, ayam kremes, soto dan beberapa menu olahan rumah lainnya dengan gaya khasnya yaitu di penyet alias penyetan. Meskipun begitu rasanya nggak kalah enak dibanding warung-warung modern.

Tempatnya cukup luas dan nggak pernah sepi oleh sepeda-sepeda pelajar dari Kampung Inggris.

9. Warung Prasmanan An-nur

warung prasmanan annur

Kalau kamu suka dengan konsep warung makan prasmanan, Warung Prasmanan An-nur bisa jadi salah satu referensi kamu.

Prasmanan adalah konsep di mana pembeli mengambil sendiri makanan yang diinginkan dan pemilik warung hanya menghidangkannya tanpa mengambilkan pesanan pembeli. Menunya berupa masakan-masakan rumahan dengan harga yang benar-benar murah. Nasi + sayur + tempe + tahu + air putih hanya 5000 aja lho.

Warung Prasmanan An-nur terletak di Jalan Anyelir No. 27, Mangunrejo, Tulungrejo, Kec. Papar. Buka setiap hari mulai dari jam 8 pagi hingga jam 9 malam. Untuk reservasi kamu bisa menghubungi 082140897514

10. Tahu Bumbu Pak To

tahu bumbu pak to kampung inggris

Bila kamu bosen makanan penyetan atau berkuah-kuah, boleh coba Tahu Bumbu Pak To. Tahu bumbu adalah panganan lontong yang dicampur dengan tahu goreng kemudian diberikan saus kacang yang melimpah.

Selain tahu bumbu, Pak To juga menjual tahu campur dan tahu telor. Harga untuk semua menunya mulai dari 9000 an saja. Untuk rasanya sendiri jangan ditanya, sudah tentu gurih sekali dan mengenyangkan.

Tahu Bumbu Pak To terletak di Jalan Merbabu tepat di depan SMPN 4 Pare. Buka mulai dari pukul 7.30 pagi hingga pukul 11 malam.

Nah segitu dulu ya rekomendasi 10 warung makanan favorit di Kampung Inggris. Jangan lupa untuk mengunjunginya kalau lagi di Kampung Inggris yaa.

kampung-inggris-pare

Read More
Pendidikan
kampung inggris pare

10 Mitos Tentang Kampung Inggris yang Nggak Semuanya Benar

Kampung Inggris, Resiko menjadi populer adalah berteman dengan gosip.

Sama halnya dengan yang juga tidak jauh dari desas-desus dan beragam informasi yang belum tentu kebenarannya.

Mitos dan desas-desus yang beredar luas di jejaring sosial, situs online, hingga media cetak malah makin melekat di hati masyarakat tentang Kampung Inggris. Tidak bisa dipungkiri hal ini adalah salah satu faktor yang menjadikan kampung ini terkenal di masyarakat luas.

Entah dari mana mitos-mitos tersebut berasal, yang terpenting adalah mengetahui kebenaran tentang kampung tersebut. So, daripada kamu kecewa, baca dulu 10 mitos tentang Kampung Inggris di bawah ini:

1. Bahasa Inggris Adalah Bahasa Sehari-hari

Do You Speak English?

Mitos pertama yang paling melekat di pikiran masyarakat yaitu bahasa inggris adalah bahasa sehari-hari di Kampung Inggris. Jadi semua elemen masyarakat seperti penjual makanan, tukang laundry hingga pedagang kaki lima bisa berbicara bahasa inggris.

Namun kenyataannya? Tentu salah. Bahasa sehari-hari dari kampung tersebut adalah bahasa indonesia dan bahasa jawa yang khas Pare.

Yah, suasana ‘inggris’nya nggak terasa dong?

Jangan salah. Meskipun bahasa inggris bukan bahasa sehari-hari, umumnya setiap lembaga kursus menerapkan sistem bahasa inggris sebagai bahasa pokok yang digunakan ketika berbicara sehari-hari di lingkup lembaga kursus.

2. Kampung Inggris Adalah 1 Lembaga Kursus

Satu Lembaga Kursus

Hayoo mengaku! Siapa sih yang awalnya mengira Kampung Inggris adalah 1 lembaga kursus?

Faktanya kampung ini adalah area sepanjang Jalan Anyelir, Jalan Brawijaya, Jalan Kemuning, dan Jalan Aster yang terletak di Desa Tulungrejo dan Desa Pelem.

Lalu kenapa disebut Kampung Inggris? Karena terdapat lebih dari 200 lembaga kursus bahasa inggris.

Jadi bila kamu ingin ke kampung ini, jangan lupa untuk cari tahu sebanyak-banyaknya terlebih dahulu tentang kampung ini ya, guys.

3. Seluruh Pengajar adalah Native Speaker

native-speaker

Jika tujuanmu ke Kampung Inggris adalah belajar dengan bule atau Native Speaker, maka siap-siap akan menuai kekecewaan. Mengapa demikian?

Sebab umumnya pengajar lembaga kursus bahasa inggris adalah almuni dari lembaga kursus itu sendiri. Sulit bila kriteria lembaga kursus pilihan kamu adalah yang memiliki native speaker.

Jadi, salah dong mitos ini? Tidak sepenuhnya salah. Ada beberapa lembaga kursus bahasa inggris yang memang memiliki native speaker sebagai tutornya, namun jumlahnya hanya sedikit.

4. Belajar Bahasa Inggris di sana Langsung Bisa Mahir

belajar-di-kampung-inggris

Banyak yang beranggapan bahwa berada di Kampung Inggris membuat semua orang langsung mahir berbahasa inggris. Nyatanya? Tidak semudah itu, teman!

Banyak hal yang mempengaruhi kamu supaya menjadi mahir dalam bahasa inggris, seperti bagaimana cara kamu belajar, berapa lama periode kamu belajar, dan seberapa kuat sih tekad kamu untuk menguasai bahasa inggris.

5. Tempatnya Sangat Jauh

pedesaan

Kampung Inggris itu di pedalaman. Itulah gosip yang juga beredar di telinga masyarakat. Siapa yang bilang sih kalau kampung ini jauh?

Kampung ini berada di Desa Pelem dan Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Sejak berdiri kampung itu tidak pernah pindah kemana pun.

Di era yang serba modern ini, rasanya malu dong kalau masih tidak tau akses ke suatu tempat. Berlaku juga buat kampung ikonik ini. Kampung Inggris dapat dijangkau menggunakan bus, ojek online, hingga kendaraan pribadi.

Jadi sudah tidak ada istilah lagi wilayah terlalu jauh, sebab hampir semua kendaraan darat bisa menjangkau kampung ikonik yang satu ini.

6. Tidak Ada Toko dan Fasilitas Umum

fasilitas-umum-pertokoan

Namanya saja Kampung Inggris, pasti tepatnya di desa dan tidak ada fasilitas umum dong?

Eits, kata siapa? Pembangunan dan infrastuktur di kampung ikonik ini bisa dibilang cukup modern. Kamu bisa menjumpai segala jenis toko mulai dari toko pakaian, kendaraan, makanan hingga segala service hampir ada di kampung ini.

Benar memang jika kampung ini terletak di desa, tetapi hal tersebut tidak membatasi untuk terus berkembang lho.

 Tenang, kamu tidak akan kelaparan, bingung tidak ada sinyal internet atau telepon di kampung unik ini kok.

7. Cuma Tempat Belajar Bahasa Inggris

tempat-belajar-bahasa

Lebih tepat jika disebut sebagai salah satu pusat tempat belajar di Pare. Meskipun namanya adalah Kampung Inggris, kamu tetap bisa menemukan lembaga kursus atau lembaga pembelajaran lain di sana.

Salah satu yang juga banyak dijumpai di kampung ini adalah Bimbel (Bimbingan Belajar) untuk segala jenjang pendidikan, lembaga kursus untuk non akademik seperti kursus piano, kursus komputer, dan masih banyak lagi.

8. Biaya Hidup Mahal

harganya-mahal

“Duh kok sekarang Kampung Inggris semakin mahal ya? Gak kayak dulu pas masih sedikit lembaga kursusnya?”

Kebutuhan pokok seperti beras, minyak dan listrik saja naik, tentu untuk menyesuaikan fasilitas yang ada perlu adanya kenaikan harga. Apalagi sebagian lembaga kursus di Kampung Inggris menyewa gedung, sehingga biayanya pun tentu perlu penyesuaian.

Jangan khawatir, kamu tetap bisa menyesuaikan dengan budget kamu kok. Ketika awal memilih lembaga kursus, tentu kamu harus survey dulu mengenai biaya paketnya.  Jadi mitos biaya hidup di Kampung Inggris mahal itu hoax.

9. Banyak Bule dan Turis di setiap Jalan

banyak-bule

Banyak bule dan turis di Kampung Inggris? Benarkah?

Jadi ada benarnya ada juga tidaknya. Di sana kamu bisa menemukan bule kok, tapi memang tidak sering seperti di Bali. Umumnya bule yang berada di Kampung Inggris hanya tinggal sementara atau tidak menetap untuk waktu yang lama.

Anehnya lagi, ada yang beranggapan bahwa tempat ini adalah kampung yang isinya hanya bule-bule saja. Padahal suasanya juga sama halnya dengan kampung lainnya, yang membedakan hanya banyak lembaga kursus bahasa inggris.

10. Sudah Tidak Aman Lagi

tindak-kriminal

Sering mendengar banyaknya tindakan kriminal di Kampung Inggris? Jangan takut dulu.

Sudah sewajarnya bila ada keramaian dan suatu kehidupan, maka akan ada segala tindakan. Entah tindakan baik ataupun tindakan buruk.

Tetapi kalau kamu percaya kampung ini nggak aman lagi itu salah. Faktanya sudah banyak lembaga kursus bahasa inggris yang mulai menyerukan bagaimana berkendara dengan baik, bagaimana menjaga diri. Di kampung ikonik ini juga sering terlihat polisi berpatroli memastikan keamanan diseluruh kampung.

Nah, tugas kamu hanya selalu waspada di manapun kamu berada. Tidak ada salahnya untuk meminta ditemani ketika pulang sendiri waktu malam atau berpergian yang cukup jauh.

Ingat ya, kejahatan itu ada karena kamu memberi celah untuk melakukannya.

Sekarang sudah tahu kan mana yang termasuk 10 mitos dari Kampung Inggris. Jadi pastikan terlebih dahulu segala sesuatu sebelum menerimannya ya!

kampung inggris pare

Read More
Pendidikan