SLR Vs Mirrorless Untuk Photography

SLR Vs Mirrorless Untuk Photography

Selama bertahun-tahun fotografer telah diasumsikan bahwa, ketika datang ke kualitas gambar, kamera full frame mengalahkan kamera dilengkapi dengan sensor yang lebih kecil, termasuk DSLR setengah bingkai.

Sumber : Sewa Backdrop Jakarta

Alasan yang mendukung pandangan ini beberapa, dimulai dengan fakta bahwa kamera sensor full frame memiliki piksel yang lebih besar (atau photosites). Ini berarti bahwa sensor full frame menciptakan gambar dengan lebih sedikit noise dan kualitas gambar yang lebih baik di seluruh.

Photosites lebih besar juga berarti lebih banyak cahaya ditangkap kamera full frame mampu memotret tanpa bantuan sumber cahaya buatan mana semua yang lain tidak bisa.

Kamera full frame biasanya memiliki lebih megapixels bahkan jika ini tidak masalah bagi kebanyakan fotografer (memang, banyak muncul hidung mereka di lebih megapixels berarti photosites lebih kecil), dapat berguna jika pengguna perlu untuk membuat cetakan besar.

Ada banyak target untuk memilih dari, lensa zoom hingga panjang fokus tetap. Ada juga banyak produsen dapat menawarkan berbagai solusi untuk semua kebutuhan, keinginan, di atas semua portofolio.

Lensa Legacy dapat digunakan tanpa masalah besar Jika Anda memiliki tujuan untuk 24 mm dari SLR film lama Anda, Anda dapat menggunakannya dengan cara yang sama pada bingkai kamera full (elektronik secara terpisah). Solusi yang sangat menarik mengingat bahwa ada dibuat dengan baik lensa buatan (dan komersial) untuk analog lama. Jelas lensa analog juga dapat digunakan pada kamera dengan sensor yang lebih kecil tetapi ini berarti stretch (karena crop factor) panjang fokus yang sama (dalam kasus Nikon, dalam 24 mm akan menjadi 25 × 1,5 = 36mm).

Sebuah full frame menyajikan kedalaman bidang bawah setiap aperture dan panjang fokus terhadap apa yang akan kita dapatkan dengan setara fokus dengan APS-C (setengah frame). Misalnya, foto yang diambil di f2.8 dengan lensa 85 mm pada kamera full frame memiliki kurang kedalaman lapangan dalam sebuah foto yang diambil dengan f2.8 dan lensa 50mm pada APS-C. Ini adalah keuntungan besar, terutama jika Anda ingin membuat foto dengan bokeh.

Sangat sering full frame terbuat dari bahan terbaik dan cerah. A full frame bertahan hidup lebih dari untuk mempertahankan nilai ekonomi yang baik selama bertahun-tahun coba cari di internet bukan hanya model baru dan membandingkannya dengan frame dari harga penuh, Anda tidak akan melihat perbedaan kepalang seperti dalam kasus APS-C yang di dalam beberapa tahun mereka menghibur untuk melempar.

Kelemahan dari kamera full frame

Kamera full frame biaya lebih banyak uang daripada kamera dengan sensor yang lebih kecil sensor yang lebih besar lebih mahal untuk memproduksi maka kamera full frame akan selalu lebih mahal dari model sebanding dengan sensor yang lebih kecil.

Bisnis

Tinggalkan Balasan

Comment
Name*
Mail*
Website*